Pasang Iklan Gratis

Motor listrik VinFast bisa populer di Indonesia, ini alasannya

  Sampai saat ini, motor listrik di Indonesia masih menguasai kue penjualan yang sangat kecil jika dibandingkan dengan penjualan motor biasa.

Pangsa pasar motor listrik di Indonesia masih mencakup sekitar 1%, meskipun penjualannya meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Tentu saja, masing-masing pabrikan memiliki strategi untuk menembus tantangan penjualan motor listrik tersebut.

Pemain terbarunya, VinFast e-Scooter, punya strategi yang menarik untuk diterapkan di Tanah Air untuk mempopulerkan motor listriknya.

"Strategi VinFast e-Scooter akan memakai pendekatan yang berbeda dengan mengedepankan ekosistem yang dimiliki oleh VinFast," kata Yordan Satriadi, Market CEO VinFast e-Scooter Indonesia.

"Kita akan menawarkan kemudahan untuk konsumen ketika mereka membeli motor VinFast," tambah Yordan.

Yordan menambahkan pendekatan tersebut mendayagunakan jaringan ekosistem infrastruktur milik VinFast, baik itu baru maupun yang sudah terbangun.

Salah satunya adalah battery swapping station atau lokasi di mana pemilik bisa menukar baterai.

Di Hanoi, sobat bisa menemukan banyak sekali kabinet battery swap milik VinFast, bahkan di pinggir jalan sekalipun.

Dengan titik-titik battery swap yang tersebar, pemilik motor VinFast bisa menukar baterai dan bisa langsung jalan lagi tanpa menunggu pengecasan.

Terkait dengan baterai, motor VinFast yang hadir di Indonesia disebut langsung mendapatkan dua baterai sekaligus.

Satu baterai VinFast e-Scooter memiliki kapasitas 1,5 kWh dan diklaim bisa menempuh jarak 80 kilometer.

Dua baterai berarti Evo, Feliz II, dan Viper bisa menempuh 150 kilometer dalam sekali isi daya baterai penuh.

Asyiknya lagi, baterai VinFast dikembangkan in house dan konsumen Indonesia mendapatkan dukungan aftersales memadai via jaringan dealer 3S VinFast e-Scooter nantinya.

Bonus, motor VinFast bisa dibeli dengan skema baterai sewa sehingga harganya bisa lebih murah dan mendapatkan dukungan baterai yang lebih menenangkan, meskipun harus membayar biaya sewa baterai bulanan.


0 Response to "Motor listrik VinFast bisa populer di Indonesia, ini alasannya"

Posting Komentar