Taiwan ungkap kerja sama militer dengan Amerika Serikat jelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Taiwan semakin terbuka mengenai kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington pada 24 September.
Dilansir dari laman The Japan Times pada Senin (24/8), Pemerintah Taiwan menegaskan hubungan pertahanan dengan Washington tetap kuat di tengah kekhawatiran bahwa Trump dapat mengurangi dukungan kepada Taipei demi mencapai kesepakatan dengan Beijing.
Taiwan juga meningkatkan anggaran pertahanan 18 persen pada 2027 menjadi NT 1,1225 triliun atau sekitar Rp584 triliun untuk memperkuat kemampuan militernya menghadapi ancaman Tiongkok.
Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo mengungkapkan bahwa kerja sama militer dengan AS kemungkinan jauh lebih erat daripada yang diketahui publik, termasuk pertukaran militer dan koordinasi dengan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat.
Personel militer AS juga dilaporkan beberapa kali menghadiri latihan Taiwan sebagai pengamat, sementara kedua pihak disebut telah membentuk Pusat Koordinasi Kekuatan Tembak Gabungan untuk meningkatkan perencanaan serangan presisi dan pertukaran informasi.
Taiwan turut memperlihatkan kerja sama dengan Amerika Serikat melalui operasi keamanan maritim dan latihan militer sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan serta mencegah Tiongkok mengambil tindakan terhadap pulau tersebut.
Keterbukaan Taiwan mengenai kerja sama keamanan itu muncul ketika hubungan Washington dan Beijing memasuki periode sensitif menjelang pertemuan Trump dan Xi, terutama terkait isu perdagangan serta Taiwan.
Donald Trump sebelumnya mempertanyakan kemungkinan pasukan AS berperang untuk Taiwan dan menyebut paket penjualan senjata senilai USD 14 miliar atau sekitar Rp231 triliun sebagai alat tawar-menawar dalam hubungan dengan Tiongkok.
Meski terdapat kekhawatiran mengenai perubahan kebijakan Washington, sejumlah analis menilai kerja sama pertahanan Amerika Serikat dan Taiwan pada tingkat operasional tetap konsisten hingga bahkan berkembang, sementara Taipei terus memperkuat kemampuan militernya untuk menghadapi potensi ancaman Tiongkok.


0 Response to "Taiwan ungkap kerja sama militer dengan Amerika Serikat jelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping"
Posting Komentar