Pasang Iklan Gratis

Definisi banting stir: pembuktian Shin Tae-yong, Kim Pan-gon dan Park Hang-seo di level klub

 Setidaknya ada tiga nama pelatih besar asal Korea Selatan yang dulunya identik menangani tim nasional, kini banting stir dan adu nasib dengan melatih sebuah klub.

Sebut saja Shin Tae-yong (Persija Jakarta), Park Hang-seo (Kanchanaburi Power) dan Kim Pan-Gon (Selangor FA).

Tentu ada perbedaan mencolok yang biasanya dirasakan oleh seorang pelatih ketika melatih tim nasional dengan klub.

Meskipun sama-sama melatih tim sepak bola, ada sejumlah aspek yang membuat tantangan melatih klub terasa berbeda.

Terutama soal penerapan filosofi permainan, intensitas pertandingan, pembentukan skuad hingga beban ekspetasi.

Hal semacam itulah yang kini coba dilakoni oleh beberapa pelatih Korea Selatan seperti yang disebutkan di awal.

Dimulai dari Shin Tae-yong.

Nama Shin Tae-yong jelas bukanlah sosok asing khususnya bagi sepak bola Indonesia.

Hal ini mengingat ia pernah menjadi aktor penting di balik pembangunan ulang skuad Timnas Indonesia.

Meskipun belum mampu mempersembahkan gelar apapun kepada Timnas Indonesia, STY telah mewariskan banyak hal positif bagi Merah Putih.

Termasuk meloloskan Garuda ke semifinal Piala Asia U23, 16 besar Piala Asia, dan ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong terhitung telah mendampingi Garuda sebanyak 58 laga.

Catatan 26 kemenangan, 14 hasil imbang dan 18 kekalahan menjadi rapor STY selama menangani Garuda level senior.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga sempat dipercaya menangani Timnas Indonesia level U19 hingga U23.

Setelah berpisah dengan Timnas Indonesia pada Januari 2025 dengan cara yang penuh tanda tanya, Shin Tae-yong kini sedang menikmati perjalanan barunya sebagai pelatih Persija.

Di awal perjalanannya menangani Persija, Shin Tae-yong sejauh ini mampu menjawab ekspetasi publik.

Berkat sentuhan ajaibnya, Shin Tae-yong sementara bisa membawa Macan Kemayoran ke puncak klasemen Super League.

Kemenangan terbaru yang diraih Persija setelah mengandaskan Arema FC dengan skor 5-1, Rabu (21/10/2026) malam, membuat Macan Kemayoran kembali merebut posisi puncak dari Dewa United.

Kini, Persija yang dilatih Shin Tae-yong berhak menjadi pemuncak klasemen dengan raihan 15 poin dari 6 laga.

Catatan lima kemenangan dan satu kekalahan dari enam laga pertama musim ini tentu bukanlah rapor yang mengecewakan bagi Shin Tae-yong sebagai pelatih baru tim Macan Kemayoran.





0 Response to "Definisi banting stir: pembuktian Shin Tae-yong, Kim Pan-gon dan Park Hang-seo di level klub"

Posting Komentar